Nasi Pecel Bungkus Daun Jati

Nah lho ini apa lagi yang mau diposting, kok judulnya aneh aneh…

yap ini tentang kisah perjalan kuliner diriku ketika sedang pulang kampung atau istilah kerennya disebut dengan cuti tahunan. bagi pembaca yang budiman dan watiman, pasti kenal dengan apa yang dinamakan dengan sego pecel alias nasi pecel jika ditransletkan kedalam bahasa indonesia, yaitu nasi yang terdiri dari nasi, sambel kacang, trus sayuran dan lauknya hanya terdiri dari rempeyek goreng.

yang membedakan sego pecel alias nasi pecel yang mau saya sajikan adalah cara pembungkusannya saja, jika dilain tempat itu nasi biasanya dibungkus dengan daun pisang ( padahal sudah jarang juga ) dan yang paling lumrah adalah dengan menggunakan piring yang terbuat dari beling, sedangkan ini adalah nasi yang dibungkus dengan daun jati. bagi para penggila kuliner ( aku termasuk gila gak ya ? ) mungkin ini adalah kesempetan langka, karena apa ? yang jelas susah mencari nasi pecel dengan munggunakan daun jati sebagai bungkusnya, selain tanaman jati sudah mulai banyak dikebiri dimana mana, juga males kali ya para penjualnya mencari cari daun jati yang hanya dibuat bungkus saja, mendingan pake koran aja… hehehehe…

Nah kemarin ketika sedang diajak sang nyonya untuk mencari sarapan, aku liat ada daun jati yang tergeletak diantara daun pisang dan yang pasti koran koran bekas, ketika kuliat pasti ni daun dibuat bungkus untuk sang nasi, ketika kutanya kepada sang punya warung makan ” mbah ini daun jati digunakan bungkus kah ? ” ( kah ?…. wah gak kehilangan ciri ampahya ) trus dijawab dengan si embah ” iya den.. ini daun jati digunakan untuk bungkus nasi “… mendengar jawaban sang embah tersebut langsung aku minta sama beliau ” mbah aku bungkus pake daun jati saja ya ” dan dengan jawapan yang pasti dijawab ” iya den…”. dan akhirnya kesampaian juga selama ini kepengen makan nasi pecel dengan menggunakan bungkus daun jati.

bagi yang belum pernah merasakan, coba saja mampir diwarung siembah ( aku lupa namanya si embah ), atau coba saja dicari digugel eart karena tu lokasi sudah tak posting di Panoramioku.

sekian dulu laporan dari Kota Ngajuk. πŸ™‚

Iklan

29 Komentar (+add yours?)

  1. budisan68
    Jan 16, 2010 @ 00:33:46

    budiman …?
    gimana dengan akhtaman, bejoman , satroman, bayuman dan yusamiman? lho nanti dia iri
    daun jati so sweet memmories..hmmm jadi pingin

  2. Trackback: HASIL SEMENTARA SEO SMA KALIMANTAN TENGAH « SMA N 1 Dusun Tengah Barito Timur
  3. zarod
    Jan 16, 2010 @ 11:00:37

    @ pak bud : Waduh lupa pak kalo nama panjenengan pak budi, jadi lupa deh sma yg laen. . . He. . . Iya pak, klo nasi pecel bungkus jati jd inget masa kecil. πŸ™‚
    @ kang bayu : ehem. . . Tengkyu. . .

  4. Hairullah
    Jan 17, 2010 @ 02:02:35

    Enak ya….. Aku juga sering makan nasi pake daun jati aromanya jadi enak dan harum,, terus nasinya jadi kerasa enak.. Dulu ada mbah yang jualan di dekat rumahku jalan talohen…… Mbahnya imam musholla kami… Tapi, inalillahiwainlilahiroziun…. Allah swt telah memanggil beliau ke pangkuanya pada 2009 lalu klo gak salah 😦 jadi gak jualan lagi…….

  5. Hairullah
    Jan 17, 2010 @ 09:42:36

    ulah55.wordpress.com/2010/01/17/orang-gaptek-ketemu-blog-wordpress
    di buka ya pak..
    terimakasih dan mohon maaf πŸ™‚

  6. bayu putra
    Jan 19, 2010 @ 12:38:30

    wih mantaf pak zarod…jadi kepengen juga…
    bulenya siap tuh yg bikin pecelnya heee…

  7. zarod
    Jan 19, 2010 @ 16:13:41

    @ ullah : wah sayang ya, btw dah mampir td ke blognya.
    @ mas bayu : he. . . Mampir mas ke panoramionya. πŸ™‚

  8. bayu putra
    Jan 21, 2010 @ 14:34:33

    enak nih mas … bagi2 yah

  9. bayu putra
    Jan 22, 2010 @ 00:58:12

    slamat pagi mas zarod..pagi yg indah semangat yg indah juga…selamt hari jumat , selamat hari pasar…heee

  10. Ongki
    Jan 25, 2010 @ 00:06:10

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… ngiler aku…

  11. oelil
    Jan 27, 2010 @ 18:32:53

    lama2 penjual pecel pake daun jati ini pada takut jika di meja hijaukan….hehehe kasus yg di Batang…

  12. zarod
    Jan 27, 2010 @ 23:32:27

    @ mas bayu : sama sama. . .
    @ ongki : ati2 karo ilerΓ©. . . He. . .
    @ oelil : wkekekeke. . . Ah jangan dong, masak cuman daun dilaporkan.

  13. wahyu
    Jan 28, 2010 @ 20:06:36

    di cepu hampir semua pecel dan makanan dibungkus dengan jati pak. kapan2 boleh dilihat deh hehe..

  14. zarod
    Jan 29, 2010 @ 00:16:53

    @ wahyu : wah… enak nie… kapan kapan bisa maen dong nie… πŸ™‚

  15. Ardi
    Jan 29, 2010 @ 16:59:11

    Py kok crito tok..lha aku kok ora d bagei to paklek rot??lali trus ae sakiki?!

  16. doelsoehono
    Jan 29, 2010 @ 17:47:24

    Kunjungan perdana untuk jalin talisilaturahmi .

    mantap pecel Madin ya mas .

    salam kenal dari Bandung

  17. adhie walet
    Jan 29, 2010 @ 22:51:51

    waduh,,dadi pgen mulih jg ki, tp untung cuma pke daun jati ntar klo daunx dh gag ada lama2 pke bgkus kayu jati deh wkwkwk

  18. irawan
    Jan 30, 2010 @ 01:22:04

    liat nasi pecel jadi kangen pengen pulang kampung… maklum di ambon seng ada yg begitu lai..wk…wk..wk

  19. zarod
    Jan 30, 2010 @ 04:24:06

    @ ardhie : wah sepuranΓ© kang, kmrn repot neng rs. Bhayangkara.
    @ adie walet : pengen ? Ya beli. . . He. . .
    @ dolsohono : salam kenal juga πŸ™‚
    @ irawan : aselinya mana mas ?

  20. akhta
    Jan 30, 2010 @ 06:08:52

    Facebook mengantar saya kemari.
    Jadi teringat kawan saya anaknya Pak Umar pemilik pemotongan hewan di jalan…? wah aku lupa. Mungkin A.Yani, nganjuk.Beliau selalu membawa kami makan sego pecel godong jati bila ke nganjuk.
    Sambodo dan Pak Umar, I miss you so much.

  21. zarod
    Jan 30, 2010 @ 07:47:43

    @ pak akhta : Wah ntar klo pulang bisa masuk daftar DPO pak nie temennya… hehehe… lagi manfaatkan facebook pak buat nyebarkan virus blog πŸ™‚

  22. iiN
    Jan 30, 2010 @ 12:09:45

    whahhhhh manteB tuh…….!

  23. zarod
    Jan 30, 2010 @ 14:18:44

    @ iin : huiyo muantab suratab. . .

  24. yusami
    Jan 31, 2010 @ 03:00:45

    waduh…’kidu’ aku, belon pernah ketemu nasi di bungkus daun jati, kapan ya bisa ke Jawa ….

  25. zarod
    Jan 31, 2010 @ 08:30:04

    @ pak yusami : sama pak, saya juga baru kmrn pas pulkam.

  26. wiyono
    Feb 01, 2010 @ 08:12:42

    Selamat siang, besar harapan kami untuk mengundang sahabat ikut berpartisipasi komentar di blog kami yang baru… komentar anda berharga bagi kami… di sini

  27. zarod
    Feb 01, 2010 @ 10:31:17

    Ok mas… salam kenal n go blogging πŸ™‚

  28. kyulegra
    Jun 27, 2010 @ 11:47:07

    hoho,,kyaknya enak mas,,kampung halaman mang mnydiakan mkanan yg khas ya,,hihi,,btw slam knal ya,,aku newbie dsni,,,kpan2 main ya k blog ju,,hehe

  29. zarod
    Jun 27, 2010 @ 23:56:24

    wuih… dijamin uenak pokoknya, sip markosip πŸ™‚ wah sama sama newbie juga, thx dah blogwalking.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: