Selamat HUT Bhayangkara ke 64


Semoga Jaya selalu dan siap siaga dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

sepenggal kisah dalam kado Ulang Tahun Polri.


Iklan

Posting Deviantart

Akhernya…. bisa juga masukkin gambar di deviantartku, dari kemarin cuma bisa daftar tapi gak bisa masukin apa apa, maklum yang namanya orang masih belajaran jadi isinya ya cuman coba – coba klo sudah mentok ujung ujungnya ya nanya sama yang lebih mbahe, lewat YM-an aku nanya – nanya gimana caranya ngisi gambar dideviantart, setelah selesai dikasih ilmu ( walaupun dengan daya tangkap yang pas pasan alias sedikit gak mudeng ) akhernya memberanikan diri untuk mempraktekkannya.

Emang dasarnya orang amatiran baru tahu kalo  yang namanya SUMPIT eh salah SUBMIT maksute buat masukkin gambar gambar ato karya karya kita, setelah diutak atik akhernya masuk juga tu gambar dan terpajang dideviantart, walaupun gak seberapa tapi lumayan buat ngeabadikan karya karya iseng yang gak jelas jluntrungane ( sing penting gak nyusahne orang ).

Perjalanan Pilpres 2009

Waahh… ketemu dengan foto bahari ( foto lawas ), pas ngeliat foto – foto ini jadi ingat ketika dulu melakukan perjalanan menuju tempat pengaman Pemilihan Presiden, iya foto – foto ini adalah foto ketika melakukan Tugas Pengaman Pemilihan Presiden 2009, sebenarnya gak terlalu lama juga ni foto tapi lumayan menggugah kenangan itu.

yang namanya Abdi Negara dan juga abdi Masyarakat ( karena kita digaji oleh uang rakyat tentunya ) maka tugas yang kita emban harus dilaksanakan sebaik baiknya, dan seikhlas – ikhlasnya,…. ntar… ntar… aku kok tiba – tiba ngomong gitu ya… mo tahu kenapa saya sampai bisa ngomong begitu ? gini ceritanya…

Lagi

Kado Buat Bhayangkara.

1244207p

Data Mabes Polri menunjukkan 90 persen anggota Polri yang mengalami cacat tubuh permanen adalah bintara. Risiko yang tinggi itu diambil oleh seluruh anggota Polri demi mengabdi kepada masyarakat. Padahal, perbaikan karir mereka tidaklah mudah.
Namun, bagaimana jadinya jika mereka mengalami cacat permanen? Para bintara itu tetap bertugas meski cacat. Bahkan, seorang anggota Polwiltabes Bandung, Bripka Teguh Wirakusuma tetap mengizinkan putra-putrinya menjadi polisi meski kaki kirinya harus diamputasi. Kedua kakinya diamputasi setelah menghentikan pelanggar lalu lintas. Dia tak mengira sang pelanggar tancap gas. Kemudian, tiba-tiba ada mobil yang menabraknya dari belakang.

Silahkan baca selanjutnya